This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

NILAM

Nilam

Kerajaan:Plantae
(tidak termasuk)Eudicots
(tidak termasuk)Asterids
Ordo:Lamiales
Famili:Lamiaceae
Genus:Pogostemon
Spesies:P. cablin
Pogostemon cablin

NILAM

Nilam (pogostemon cablin benth.) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal sebagai minyak patchouli (dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyaknya disuling dari daun). Aroma minyak nilam dikenal 'berat' dan 'kuat' dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.
Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembap. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat. Bijinya kecil. Perbanyakan biasanya dilakukan secara vegetatif.

MINYAK NILAM

Minyak nilam tergolong dalam minyak atsiri dengan komponen utamanya adalah patchoulol. Daun dan bunga nilam mengandung minyak ini, tetapi orang biasanya mendapatkan minyak nilam dari penyulingan uap terhadap daun keringnya (seperti pada minyak cengkeh). Di Indonesia minyak nilam juga disuling dari kerabat dekat nilam yang asli dari Indonesia, nilam Jawa (pogostemon heyneani), yang memiliki kualitas lebih rendah.
Minyak nilam yang baik umumnya memiliki kadar PA di atas 30%, berwarna kuning jernih, dan memiliki wangi yang khas dan sulit dihilangkan. Minyak nilam jenis ini didapat dengan menggunakan teknik penyulingan uap kering yang dihasilkan mesin penghasil uap (boiler) yang diteruskan ke dalam tangki reaksi (autoklaf) selanjutnya uap akan menembus bahan baku nilam kering dan uap yang ditimbulkan diteruskan ke bagian pemisahan untuk dilakukan pemisahan uap air dengan uap minyak nilam dengan sistem penyulingan. Minyak nilam yang baik dihasilkan dari tabung reaksi dan peralatan penyulingan yang terbuat dari baja tahan karat (stainless steel) dan peralatan tersebut hanya digunakan untuk menyuling nilam saja (tidak boleh berganti-ganti dengan bahan baku lain).
Karena sifat aromanya yang kuat, minyak ini banyak digunakan dalam industri parfum. Sepertiga dari produk parfum dunia memakai minyak ini, termasuk lebih dari separuh parfum untuk pria. Minyak ini juga digunakan sebagai pewangi kertas tisu, campuran deterjen pencuci pakaian, dan pewangi ruangan. Fungsi yang lebih tradisional adalah sebagai bahan utama setanggi dan pengusir serangga perusak pakaian.
Aroma minyak nilam dianggap 'mewah' menurut persepsi orang Eropa, tetapi orang sepakat bahwa aromanya bersifat menenangkan.

Komponen Minyak Atsiri dari Rimpang dan Daun Kunyit

PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang

Minyak atsiri yang dikenal juga dengan minyak eteris atau minyak terbang (essential oil, volatile oil) dihasilkan oleh tanaman. Minyak tersebut mudah menguap pada suhu kamar tanpa mengalami dekomposisi, rasa getir (pungent taste), berbau wangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya, umumnya larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air (Ketaren, 1985).

Kegunaan minyak atsiri sangat luas dan spesifik, khususnya dalam berbagai bidang industri, antara lain dalam industri kosmetik (sabun, pasta gigi, sampo, losion); dalam industri makanan sebagai bahan penyedap atau penambah cita rasa; dalam industri parfum sebagai pewangi; dalam industri farmasi atau obat-obatan sebagai antinyeri, antiinfeksi, pembunuh bakteri; dalam industri bahan pengawet; bahkan digunakan pula sebagai insektisida, oleh karena itu tidak heran jika minyak atsiri banyak diburu berbagai negara (Lutony & Rahmayati,1994).

Beberapa metode isolasi minyak atsiri seperti penyulingan, pengepresan, ekstraksi dengan pelarut menguap, ekstraksi dengan lemak padat. Namun, sebagian besar minyak atsiri diperoleh melalui metode penyulingan yang  dikenal juga dengan hidrodestilasi (Guenther, 1987;Lutony & Rahmayati, 1994).

Meskipun proses pengambilan minyak atsiri melalui metode penyulingan merupakan model tertua, tetapi hingga kini masih banyak dilakukan oleh para perajin minyak atsiri di berbagai negara, khususnya negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia (Lutony & Rahmayati, 1994).

Kunyit (Curcuma domestica Val.) merupakan tanaman terna tahunan.
Tanaman ini berbatang semu, mempunyai pelepah daun yang agak lunak, serta mempunyai aroma yang khas. Tinggi tanaman ini bisa mencapai lebih kurang 1 meter dengan bunga berwarna putih muncul di pucuk batang semu. Rimpang luar berwarna jingga kecokelatan serta daging buah berwarna kuning hingga merah jingga. Biasanya rimpang bergerombol dan bercabang (Hayati, 2003).

Kunyit secara tradisional digunakan untuk menyembuhkan sakit perut, karminatif, membersihkan darah, vermicide, dan antiseptic. Untuk perawatan kecantikan, wanita telah menggunakannya untuk mencegah pigmentasi, dapat membuat kulit halus dan bercahaya juga dapat menjaga kulit dari alergi terhadap air. Daun kunyit biasanya digunakan untuk memberi aroma pada masakan seperti rendang, gulai dan sebagai pembalut ikan atau daging yang dibakar. Telah diteliti bahwa minyak atsiri yang diperoleh dari daun kunyit menunjukkan potensi dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen Fusarium oxysporum, F.oxysporum, dan Curvularia trifolii (John Wiley & Sons, 2005) .

Kebutuhan minyak atsiri meningkat terus seiring dengan kegunaan yang makin beragam dari minyak atsiri. Hal ini merupakan upaya untuk menambah produksi zat antimikroba. Dalam hal ini penulis ingin meneliti salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yaitu tanaman kunyit dari rimpang dan daunnya. Dengan demikian, rimpang dan daun kunyit dapat dijadikan sebagai sumber minyak atsiri

Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi ilmu pengetahuan untuk dapat mengembangkan penelitian tentang bahan alam penghasil minyak atsiri di Indonesia, dan dapat memberikan informasi komponen minyak atsiri dari simplisia rimpang dan daun kunyit.

1.2  Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas dapat diambil perumusan masalah yaitu:
  1. Apakah karakterisasi simplisia rimpang dan daun kunyit telah memenuhi persyaratan MMI?
  2. Apakah cara destilasi uap dapat digunakan untuk mengisolasi minyak atsiri dari rimpang dan daun kunyit (Curcuma domestica Val.) ?
  3. Apakah komponen minyak atsiri dari rimpang dan daun kunyit kering yang diisolasi dengan cara destilasi uap dapat dipisahkan dan dianalisis secara GC-

1.3 Hipotesis

Berdasarkan perumusan masalah diatas maka dibuat hipotesis yaitu:
  1. Karakterisasi simplisia rimpang dan daun kunyit memenuhi persyaratan MMI
  2. Cara destilasi uap dapat digunakan untuk mengisolasi minyak atsiri dari rimpang dan daun kunyit (Curcuma domestica Val.).
  3. Minyak atsiri yang diisolasi dengan cara destilasi uap, komponennya dapat dipisahkan dan dianalisis dengan kromatografi gas-spektrometer massa.

1.4 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkarakterisasi, mengisolasi, dan menganalisis komponen minyak atsiri yang diperoleh dari rimpang dan daun kunyit (Curcuma domestica Val.).

1.5 Manfaat Penelitian

Hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan informasi tentang komponen minyak atsiri dari rimpang dan daun kunyit (Curcuma domestica Val.) kering. Khususnya dalam pemberdayaan daun kunyit sebagai penghasil minyak atsiri yang biasanya dibuang pada waktu pemanenan.


sumber : https://www.google.co.id/urlsa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&sqi=2&ved=0CCsQFjAA&url=http%3A%2F%2Frepository.usu.ac.id%2Fbitstream%2F123456789%2F16902%2F5%2FChapter%2520I.pdf&ei=6amJT_r3JpC3rAem44DMCw&usg=AFQjCNGTrH6r9E7uTCRzzbiIVOw56-sEfA&sig2=cCdlOe-eDPugp1dWi-srww

Mengenal Manfaat Minyak Cengkeh



Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil minyak atsiri terbesar untuk komoditi tertentu. Lebih dari 90% minyak atsiri Indonesia diekspor, sementara sisanya untuk kebutuhan lokal. Selain itu masih banyak tanaman penghasil minyak atsiri yg belum dikembangkan secara optimal, sehingga peluang usaha untuk berbisnis minyak atsiri di Indonesia masih cukup besar dan potensi untuk dikembangkan.

Minyak daun cengkeh merupakan salah satu minyak atsiri yg cukup banyak dihasilkan di Indonesia dgn cara penyulingan air dan uap. Minyak daun cengkeh berupa cairan berwarna bening sampai kekuning-kuningan, mempunyai rasa yg pedas, keras, dan berbau aroma cengkeh. Warnanya akan berubah menjadi coklat atau berwarna ungu jika terjadi kontak dgn besi atau akibat penyimpanan.

Dalam perdagangan internasional, minyak cengkeh dibagi menjadi 3 bagian berdasarkan sumbernya, yaitu minyak daun cengkeh (clove leaf oil), minyak tangkai  cengkeh (clove stem oil), minyak bunga cengkeh (clove bud oil). Pohon cengkeh merupakan tanaman tahunan yg dapat tumbuh dgn tinggi 10-20 m, mempunyai daun berbentuk lonjong yg berbunga pada pucuk-pucuknya. Tangkai buah pada awalnya berwarna hijau, dan berwarna merah jika bunga sudah mekar. Cengkeh akan dipanen jika sudah mencapai panjang 1,5-2 cm.

Cengkeh  dikenal dgn nama latin Syzygium aromaticum atau Eugenia aromaticum. Tanaman asli Indonesia ini tergolong ke dalam keluarga tanaman Myrtaceae pada ordo Myrtales. Sampai saat ini, sebagian besar kebutuhan cengkeh dunia (80%) masih dipasok oleh Indonesia, disusul oleh Madagaskar dan Tanzania.

Cengkeh digunakan sebagai bahan campuran rokok kretek, dan juga penyedap masakan . Aroma cengkeh yg khas dihasilkan oleh senyawa eugenol, yg merupakan senyawa utama (72-90%) penyusun minyak atsiri cengkeh. Eugenol memiliki sifat antiseptik dan anestetik (bius). Selain eugenol, minyak atsiri cengkeh juga mengandung senyawa asetil eugenol, beta-caryophyllene, dan vanilin. Terdapat pula kandungan tanin, asam galotanat, metil salisilat (suatu zat penghilang nyeri), asam krategolat, beragam senyawa flavonoid (yaitu eugenin, kaemferol, rhamnetin, dan eugenitin), berbagai senyawa triterpenoid (yaitu asam oleanolat, stigmasterol, dan kampesterol), serta mengandung berbagai senyawa seskuiterpen.

Minyak atsiri cengkeh dimanfaatkan untuk mengobati rasa nyeri pada gigi. Cengkeh memiliki sifat mampu meningkatkan produksi asam lambung, menggiatkan gerakan peristaltik saluran pencernaan, juga dikatakan sebagai obat cacing alami.

Hal ini bisa anda manfaatkan sebagai peluang usaha untuk berwirausaha sendiri, melalui pengembangan industri minyak atsiri cengkeh. Karena dgn melihat banyaknya manfaat minyak cengkeh yg bisa digunakan untuk berbagai keperluan baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri.

Manfaat Minyak Serai dan Kasiatnya


Minyak atsiri (minyak esensial) serai (sereh) digunakan secara luas di wilayah Asia.

Tidak seperti minyak atsiri dari tumbuhan lain, semua bagian tanaman serai dapat diekstrak untuk memperoleh minyak atsirinya.
Minyak atsiri serai memiliki banyak kegunaan dari digunakan untuk   perawatan kulit hingga untuk mengusir serangga.

Berikut adalah berbagai kegunaan minyak atsiri serai:
Menyembuhkan kurap.
Ini adalah resep yang banyak digunakan di India. Campurkan 3-5 tetes minyak serai dengan 100 ml minyak carrier, seperti sweet almond atau minyak jojoba. 
Oleskan langsung ke daerah yang terkena beberapa kali per hari sampai kurap hilang.

Sebagai pewangi untuk produk perawatan kulit.
Minyak serai banyak digunakan dalam lotion, krim, dan sabun. 
Tambahkan beberapa tetes minyak serai ke lotion yang belum diberi pewangi atau lotion buatan sendiri. Atau, tambahkan minyak serai pada sabun gliserin dan nikmati aroma wanginya.

Meringankan sinus dan membuka saluran pernapasan
Sifat aromatik kuat pada minyak serai akan melancarkan pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis parah. Tambahkan 3-5 tetes minyak atsiri serai dalam semangkuk air panas dan hirup uapnya. 
Cara lain, Anda juga dapat langsung menghirup minyak serai langsung dari botolnya.

Digunakan sebagai minyak pijat. 
Minyak serai memiliki sifat menenangkan dan anti-spasmodik sehingga ideal untuk pijat. 
Campurkan 3-5 tetes minyak serai dengan 100 ml minyak carrier dan gunakan untuk pijat. Minyak pijat serai juga akan membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Pengusir serangga alami. 
Serangga tidak tertarik dengan aroma yang kuat. 
Campurkan 10-20 tetes minyak serai dengan 200 ml air.
Tuangkan larutan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke kulit untuk mengusir serangga

Minyak Atsiri antara Manfaat dan Kegunaannya


Minyak Atsiri menjadi lebih populer sepanjang waktu dengan era baru perawatan kesehatan alternatif. Di bawah ini adalah manfaat dan kegunaan minyak atsiri, selain baunya yang harum minyak jenis ini juga memiliki khasiat yang luar biasa

Minyak atsiri membantu mengelola stres dan mempromosikan relaksasi.
Minyak atsiri sangat aktif terhadap bakteri, jamur dan virus dengan kekuatan kulit lebih baik penetrasi dari antibiotik konvensional. Oleh karena itu mereka dapat bermanfaat sangat baik terhadap berbagai macam infeksi kulit.

Minyak atsiri menyeimbangkan produksi sebum dan karenanya sangat baik untuk mengobati semua jenis kulit, kering, berminyak, kombinasi dan normal.

Minyak atsiri adalah antiseptik. Minyak atsiri telah ditunjukkan untuk menghancurkan semua bakteri uji dan virus sekaligus mengembalikan keseimbangan tubuh.
Dengan membantu meningkatkan asimilasi nutrisi pada tingkat sel dan menyediakan oksigen yang dibutuhkan, minyak esensial dapat membantu merangsang sistem kekebalan tubuh.
Minyak atsiri mengandung blok bangunan untuk kesehatan yang baik, termasuk mineral dan asam amino.
Minyak atsiri memiliki kemampuan untuk mencerna bahan kimia beracun dalam tubuh.
Minyak atsiri merangsang aktivitas enzimatik, mendukung kesehatan pencernaan.
Minyak atsiri adalah antioksidan kuat. Antioksidan menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi radikal bebas, sehingga membantu untuk mencegah mutasi. Sebagai pemulung radikal bebas, mereka juga dapat membantu mencegah pertumbuhan jamur dan oksidasi dalam sel.
Minyak atsiri akan ditampilkan untuk detoksifikasi sel dan darah dalam tubuh.
Minyak atsiri adalah aromatik. Saat menyebar, mereka menyediakan pemurnian udara dengan:
- Menghapus partikel logam dan racun dari udara;
- Meningkatkan oksigen atmosfir;
- Meningkatkan ozon dan ion negatif di daerah, yang menghambat pertumbuhan bakteri;
- Menghancurkan bau dari cetakan, rokok, dan hewan.
- Mengisi udara dengan aroma, segar aromatik.

Sumber: http://id.shvoong.com/medicine-and-health/alternative-medicine/2168141-minyak-atsiri-antara-manfaat-dan/#ixzz1s2IIamR9

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites